KPU Minahasa Bekali Agen Sosialisasi Dengan Kode Etik Penyelenggara Pemilu

KPU Minahasa Bekali Agen Sosialisasi Dengan Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Tondano - Masih dalam rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Sosialisasi Pilkada Minahasa 2018, Kepala Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Dicky Paseki. SH. MH. Sabtu (24/2) memberikan materi tentang kode etik penyelenggara pemilu.

Materi kode etik Penyelenggara Pemilu ini harus disampaikan, karena bukan tidak mungkin kita akan menemukan Pelanggar kode etik disaat pelaksanaan Pilkada. Demi Integritas dan Profesionalitas Penyelenggara Pemilu Wajib menerapkan Prinsip Penyelenggaraan Pemilu  yang berpedoman pada prinsip, Jujur, Mandiri, Adil, Akuntabel, Profesionalitas, dan Aksesibilitas.

" Kode etik ini sudah digaungkan sejak 2014 sesuai UU No. 2 Tahun 2017 dan diprakasai 3 Lembaga yang merumuskan. Sebagai Penyelenggara, harus Jujur dan Tupoksi yang dijalankan harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebelum mengambil keputusan karena kami sebagai lembaga Hirarki, kita konsultasikan kelembaga yang lebih diatas," kata Paseki

Kami diberikan kemandirian Lanjut Paseki, yang tidak bisa di campuri oleh instansi lain. Selaku Penyelenggara Pemilu kita dituntut dan harus berlaku adil kepada peserta Pemilu dan Masyarakat yang memiliki hak pilih.

" Disini kita berlaku adil karena diperintah oleh undang-undang dan menjalankan profesi yang tertib, terbuka, proposiona, profesional, efektif, efisien, dan kepentingan umum," ungkap Paseki sembari menambahkan resiko kita sebagai penyelenggara adalah mematuhi regulasi dan aturan (admin)

Berita lainnya

Komentar

Close
Close